Ketakutan Suami Saat Istri Melahirkan dan Perannya Menemani Istri

Berbicara mengenai melahirkan tentunya banyak perasaan yang bercampur aduk ketika mengalaminya. Ada perasaan khawatir, senang, lelah, takut, dan lain-lain. Hal ini bukan hanya menjadi kekhawatiran istri tapi juga suaminya. Justru bisa dibilang suami yang paling khawatir dan mengalami banyak ketakutan.

Ada suami yang berani menemani istrinya di dalam ruangan baik ketika melahirkan normal maupun dioperasi. Namun banyak juga yang takut dan hanya mau menunggu di luar ruang persalinan. Hal ini wajar memang karena meski terlihat kuat tapi sebenarnya suami merasakan banyak ketidaknyamanan dan berbagai perasaan ketika menantikan buah hatinya lahir.

Meski mempunyai banyak kekhawatiran tapi suami seharusnya siap siaga menjaga istri ketika bersalin. Suami harus menemaninya melalui masa-masa melelahkan tersebut.

Peran Suami Saat Istri Melahirkan

Meski mempunyai banyak kekhawatiran tapi sebagai suami Anda harus siap siaga menjaga istri Anda ketika bersalin. Anda harus menemaninya melalui masa-masa melelahkan tersebut. Ada banyak peran Anda sebagai suami ketika menjaga istri melahirkan. Inilah beberapa hal yang harus Anda lakukan ketika menemani istri yang sedang berjuang melahirkan buah hati Anda.

  • Berada di sampingnya selalu untuk memberikan dukungan. Proses melahirkan yang biasanya lama ini membuat istri lelah begitu juga Anda. Tapi dengan dukungan yang Anda berikan, istri akan memiliki semangat lebih.
  • Genggam tangan istri ketika dia sedang berjuang untuk melahirkan karena itu akan sangat berarti untuknya. Dengan menggenggamnya sedikit akan mengurangi rasa campur aduknya.
  • Lap keringat istri juga termasuk bentuk perhatian dan bisa Anda lakukan.
  • Menenangkan istri harus Anda lakukan juga, bisa dengan membisikkan kata-kata penyemangat dan jangan tunjukan rasa khawatir di depannya agar dia tidak merasa lebih khawatir juga.

Itulah berbagai hal yang harus Anda lakukan ketika menemani istri melahirkan agar dia merasa diperhatikan dan nyaman sehingga akan bisa melahirkan dengan lebih tenang dan semangat.

Ketakutan Suami Saat Istri Melahirkan

Meski peran suami terlihat sepele dibandingkan dengan peran istri ketika akan melahirkan anaknya, ternyata para suami juga sering mengalami ketakutan atau lebih tepatnya kekhawatiran ketika berada di rumah sakit bahkan jauh sebelum hari persalinan. Apa saja hal-hal yang ditakuti olehnya ketika sedang menemani istrinya melahirkan?

  • Darah

Ini adalah ketakutan pertama yang biasa dirasakannya. Bukan hanya takut karena phobia diri sendiri tapi juga karena tidak bisa membayangkan atau tega melihat istri menahan sakit. Namun meski takut darah, Anda tetap bisa menemani istri di proses persalinannya dengan duduk di sampingnya.

Ketakutan adalah wajar karena melahirkan memang taruhannya nyawa. Juga, wajar jika suami memikirkan hal-hal atau kemungkinan buruk yang akan terjadi pada istri. Dia khawatir apabila persalinan tidak lancar.

  • Keselamatan

Ini adalah ketakutan yang wajar karena melahirkan memang taruhannya nyawa. Wajar jika suami memikirkan hal-hal atau kemungkinan buruk yang akan terjadi pada istri. Dia khawatir apabila persalinan tidak lancar.

  • Peran Baru

Bukan hanya masalah ketika melahirkannya yang dipikirkan atau dikhawatirkan tapi ketika nanti anak sudah hadir. Dia bisa saja membayangkan bagaimana tanggung jawabnya nanti sebagai seorang ayah. Membayangkan bagaimana bisa memenuhi kebutuhan anak dan istrinya, merawatnya, dan lain sebagainya.

  • Hubungan dengan Istri

Setelah mempunyai anak pasti saja hubungan suami dan istri akan berbeda. Biasanya suami akan takut apabila istri kurang perhatian kepada anaknya yang baru lahir. Dia khawatir nanti akan merasa kesepian jika istri lebih memerhatikan anaknya dibandingkan Anda. Bahkan nanti mertua dan orangtua Anda akan lebih memperhatikan cucunya.

Selain kekhawatiran-kekhawatiran tersebut, ketika masih dalam keadaan mengandung juga ada banyak sekali hal-hal yang dirasakan oleh para suami. Mungkin Anda tidak menyadari atau tahu akan hal tersebut. Dan kekhawatiran akan dirasakan juga setelah nanti buah hati sudah ada di depan mata dan kalian harus mengurusnya.

Namun justru hal ini akan semakin mengubah suami menjadi lebih baik lagi. Seperti suami akan merasa rasa tanggung jawabnya meningkat sehingga berusaha untuk lebih baik dalam hal menjaga keluarganya, pekerjaannya, dan lain sebagainya karena lebih banyak orang yang harus dipenuhi kebutuhannya. Dia juga bisa menjadi lebih perhatian kepada istri sejak masa kehamilan apalagi sesudah melahirkan. Suami jadi sering mencari informasi seputar kehamilan, menemani istri ke dokter kandungan, menjaga kesehatan Anda, dan memberikan perhatian yang ekstra.

Mungkin suami tidak menyadari, tapi kekhawatiran akan dirasakan juga setelah nanti buah hati sudah ada di depan mata dan suami (dan istri) harus mengurusnya.

Dampak lainnya adalah suami jadi bisa lebih mengalah dan berusaha untuk tidak membuat istrinya stress. Dengan demikian akan selalu berusaha membuat istrinya nyaman dan menghindari berbagai hal yang membuat Anda marah dan sedih.

Demikianlah pembahasan mengenai apa saja peran suami yang seharusnya dilakukan ketika menemani istrinya hamil, dan kekhawatiran apa saja yang dirasakan olehnya ketika sedang menemani istrinya melahirkan.

Parents Guidehttp://www.burhanabe.com
Info seputar parenting, mulai dari kehamilan, tumbuh kembang bayi dan anak, serta hubungan suami istri, ditujukan untuk pasangan muda.

Related Posts

Comments

Stay Connected

21,914FansLike
0FollowersFollow
4,105SubscribersSubscribe

Recent Stories