Anak Sering Cari Perhatian? Bisa Jadi karena Kurang ini!

Anak-anak sangat butuh perhatian lebih dari orangtuanya karena akan berpengaruh terhadap mental dan kepribadiannya. Anak yang kurang kasih sayang cenderung akan menjadi nakal dan susah diatur. Maka dari itu Anda harus tahu apakah kasih sayang yang Anda berikan sudah cukup atau belum.

Kurang memberikan kasih sayang kepada anak mungkin tidak disadari oleh Anda. Apabila anak menjadi nakal jangan salahkan dia karena bisa saja justru Anda yang salah. Meski setiap anak memiliki sikap, sifat, dan perkembangan yang berbeda-beda tapi secara psikologis semuanya sama, yaitu selalu mencari perhatian jika kurang diperhatikan.

Meski setiap anak memiliki sikap, sifat, dan perkembangan yang berbeda-beda tapi secara psikologis semuanya sama, yaitu selalu mencari perhatian jika kurang diperhatikan.

Ciri Anak Butuh Perhatian

Terkadang kesibukan sebagai orangtua membuat Anda tidak peka atau lupa keadaan sekitar, termasuk soal anak. Hal ini sering terjadi pada orangtua yang keduanya bekerja. Oleh karena itu anak menjadi kesepian dan akhirnya melakukan berbagai hal untuk melampiaskan kesepiannya. Yang paling sering terjadi adalah dia menjadi nakal dan sulit diatur.

Contoh kurang kasih sayang Anda kepada anak ada banyak, misalnya Anda tidak membantunya belajar atau melakukan kegiatan yang dia tidak bisa, pulang sekolah Anda tidak menawarkan makanan padanya, dan lain sebagainya.

Anak-anak yang kekurangan kasih sayang memiliki ciri yang bisa dilihat secara langsung, antara lain sengaja berbuat ribut, rewel, ngambek dan menangis, menyendiri, pendiam, bahkan sampai tahap depresi.

Contoh dari dampak tersebut adalah anak Anda akan mudah marah, sering bolos sekolah, tidak percaya diri atau selalu cemas, akan mengabaikan orang lain juga, sampai ketika sudah besar bisa terjerumus kepada hal-hal negatif.

 Jika anak cari perhatian, cari tahu penyebabnya, bisa dengan mengajaknya berbicara, menyuruh mengungkapkan perasaannya atau menghubungi psikiater.

Cara terbaik adalah Anda harus lebih banyak meluangkan waktu untuk mereka. Selain itu ada banyak cara lainnya yang bisa dilakukan untuk membuatnya berubah. Jika Anda bekerja pastikan ketika libur Anda benar-benar tidak memikirkan pekerjaan tapi nikmati waktu bersama anak. Anda bisa mengajaknya melakukan berbagai aktivitas bersama, misalnya jalan-jalan, membuat kerajinan tangan, membaca buku, belanja, makan di luar, dan lain sebagainya.

Berikut ini lebih lengkap bagaimana seharusnya Anda memberikan perhatian kepada anak.

  • Berikan Kegembiraan kepada Anak

Anda harus bisa mengasuh anak dengan memberikannya kebahagiaan. Semakin banyak melewati masa-masa penuh kebahagiaan bersama maka anak akan tumbuh dengan penuh rasa senang, percaya diri, dan baik karena apa yang dibutuhkan telah diberikan.

  • Perhatikan Keinginan dan Kebutuhan Anak

Tentu saja hal ini perlu diperhatikan meski tidak semuanya harus dipenuhi karena justru akan membuatnya manja. Anda bisa berdiskusi secara baik-baik dan penuh kelembutan mengenai baik atau buruknya keinginan mereka. Jika Anda tidak memberikan apa yang diinginkan dan memarahinya justru anak akan semakin memberontak bukannya mau menerima keputusan Anda.

  • Menyerahkan Kepada Pengasuh Terbaik

Jika memang Anda tidak bisa selalu berada di sisi anak karena kesibukan pekerjaan maka tidak ada salahnya menggunakan jasa pengasuh. Namun Anda harus pastikan pengasuh tersebut memiliki pemahaman akan sifat anak-anak, dan pastikan anak suka dengannya agar merasa nyaman dan tidak merengek jika Anda tinggalkan.

  • Memberikan Pelukan

Pelukan adalah salah satu obat yang sangat ampuh untuk meredam emosi anak-anak. Dengan memberikannya pelukan maka anak merasa disayang dan merasakan kehangatan. Anda bisa memberikannya pelukan jika akan berangkat kerja, pulang kerja, atau menemaninya tidur. Dengan kedekatan yang terjalin berkat pelukan ini akan membuat anak menjadi sangat senang.

  • Mendengarkan Segala Keluhan atau Ceritanya

Agar anak merasa diperhatikan Anda harus sering menjadi pendengarnya. Jadikan diri Anda temannya yang akan membantu jika ada kesulitan dan bersama-sama dalam kebahagiaan. Meski sibuk, luangkan waktu sedikit ketika malam hari atau sesudah pulang kerja untuk mendengarkan ceritanya. Tanyakan kepadanya bagaimana keadaan di sekolah, bagaimana bermainnya, dan apa saja yang dilakukannya seharian.

Anak menjadi nakal karena dia tidak mengerti sebenarnya kenapa Anda begitu sibuk dan tidak punya waktu untuknya.

  • Menjelaskan Kepada Anak

Anak menjadi nakal karena dia tidak mengerti sebenarnya kenapa Anda begitu sibuk dan tidak punya waktu untuknya. Jika dia tidak mengerti akan hal ini pada akhirnya bisa menyimpulkan sendiri bahwa Anda tidak sayang dengannya. Agar terhindar dari hal itu Anda harus menjelaskan kepadanya mengenai kewajiban yang harus Anda lakukan, dan betapa sulitnya bekerja itu.

Jadi jika anak Anda sering cari perhatian atau berbuat nakal, artinya Anda harus mencari tahu dulu apa sebabnya dan introspeksi diri apakah Anda sudah benar-benar memperhatikannya atau memberinya kasih sayang atau belum.

Parents Guidehttp://www.burhanabe.com
Info seputar parenting, mulai dari kehamilan, tumbuh kembang bayi dan anak, serta hubungan suami istri, ditujukan untuk pasangan muda.

Related Posts

Comments

Stay Connected

22,036FansLike
0FollowersFollow
4,105SubscribersSubscribe

Recent Stories