7 Cara Berbagi Tugas Merawat Anak Sakit

Ketika anak sakit, sebagai orang tua pasti kita merasa panik, khawatir dan bingung. Apalagi jika buah hati sakit untuk jangka waktu yang relatif lama, mau tidak mau ayah dan ibu harus bergantian menjaga. Berbagi tugas merawat anak sakit menjadi hal yang penting.

Merawat anak sakit tentu akan menyita waktu dan tenaga. Ketika menghadapi hal ini, Moms dan Pops perlu duduk bersama dan bersepakat untuk membagi tugas. Memang tugas utama ibu adalah mengasuh anak, namun bukan berarti keterlibatan ayah tidak diperlukan, apalagi dengan kondisi anak yang sedang sakit dan membutuhkan perhatian atau perawatan khusus.

Walaupun sulit, berikut tips yang mungkin bisa membantu bagaimana cara berbagi tugas merawat anak sakit yang bisa kita coba terapkan bersama pasangan:

  1. Pembagian Tugas

Berbagi tugas adalah cara terbaik untuk memastikan anak mendapatkan waktu yang cukup dan tidak merasa tertinggal atau terabaikan. Dengan melakukan tugas merawat anak, secara alami kita akan menjadi ahli tanpa tergantung pasangan. Selain itu, pembagian tugas dapat membantu memperkuat ikatan bantin dengana anak.

Sama halnya seperti di kantor, kita dan pasangan dapat bekerja sebagai tim. Awali dengan menyamakan persepsi. Buat kesepakatan yang disesuaikan dengan kesibukan masing-masing. Catat daftar pembagian tugas yang jelas. Tidak ada salahnya juga berbagi tugas pekerjaan rumah tangga dengan suami. Misalnya, kapan saatnya suami cuci piring dan memasak nasi. Jangan terpaku pola konservatif dan komentar orang lain karena berbagi tugas saat anak sakit dapat berdampak positif untuk kehidupan pernikahan dan kondisi kesehatan anak.

Baca juga: Inspirasi Makanan Sehat Special Weekend untuk Anak

Foto oleh Lisa Fotios dari Pexels
  1. Saling Menghargai

Saling menghargai adalah kunci penting bersama-sama menjaga anak sakit. Anda bisa menunjukkan sikap penghargaan dengan memberikan perhatian kepada pasangan atau memberikan pujian atas dukungan dan perhatiannya kepada anak. Sebuah pujian dapat membuat pasangan merasa kerja kerasnya lebih dihargai. 

  1. Meminta Bantuan

Peran dan tanggung jawab sebagai orang tua tidak hanya ada di pundak kita. Jangan ragu untuk meminta bantuan kepada pasangan, keluarga besar atau membayar pengasuh. Tidak berada sepanjang waktu menjaga anak adalah hal yang tidak bisa dihindari, apalagi bila kita dan pasangan bekerja. 

Meminta bantuan anggota keluarga lain membuka peluang bagi anak untuk membangun hubungan dengan orang lain seperti paman, keponakan, kakek atau neneknya.

Related Posts

Comments

Stay Connected

0FansLike
400FollowersFollow
8,450FollowersFollow

Recent Stories