9 Mitos Tentang Bayi Baru Lahir yang Perlu Dibongkar Kebenarannya

Memiliki buah hati adalah anugrah yang paling indah, saat yang paling membahagiakan bagi setiap keluarga. Akan tetapi, merawat buah hati bukanlah hal mudah. Seringkali Moms and Pops harus berhadapan dengan orang tua atau mertua yang memiliki pandangan berbeda mengenai cara merawat bayi.

Salah satu contohnya adalah penggunaan popok bayi sekali pakai di mana kebanyakan orang tua kita dibesarkan dengan mitos dan kepercayaan turun menurun bahwa penggunaan popok sekali pakai dapat menyebabkan kaki bayi berbentuk huruf “O”.

Bagi orang tua di zaman informasi dan teknologi saat ini, semakin sulit bagi kita untuk menerima atau memahami mitos mengenai cara merawat bayi, khususnya yang baru lahir. Untuk mengetahui kebenaran mitos dan fakta bayi baru lahir, simak pembahasannya berikut ini yah.

1. Bayi Harus Dibedong dengan Ketat Untuk Mencegah Kakinya Bengkok

Kaki bayi yang baru lahir bentuknya memang terlihat seperti huruf “O”, tetapi seiring berjalannya waktu akan lurus dengan sendirinya. Tujuan membedong bayi bukan untuk mencegah kaki bengkok namun agar bayi hangat dan merasa nyaman. Apabila bedongannya terlalu ketat malah dapat menyebabkan bayi susah bergerak dan tidak nyaman, bahkan sesak.

2. Pusar yang Bodong Ditempel Koin

Pusar bayi yang baru lahir memang terlihat menonjol. Biasanya pada saat anak menangis. Hal ini disebabkan karena otot dindiing yang masih lemah. Akan tetapi, tonjolan tersebut akan hilang seiring perkembangan anak. Menempel koin di pusar bayi sebaiknya dicegah karena bisa menyebabkan infeksi.

3. Bayi Menyusui Terus, Kebutuhan ASI Tidak Mencukupi

Ada anggapan di masyarakat apabila bayi terus-menerus menyusu artinya ASI tidak cukup atau ASI-nya habis. Jelas ini mitos, Moms and Pops. Perlu diketahui latar belakang kondisi tersebut karena ada kemungkinan disebabkan karena fase percepatan pertumbuhan. Biasanya kondisi ini hanya terjadi beberapa hari saja.

4. Bantal Isi Beras Agar Kepala Bayi Tidak Peang

Penyebab kepala bayi peang adalah karena ada penekanan di satu sisi saja. Jadi tidak perlu menggunakan bantal berisi beras. Cara untuk menghindarinya adalah dengan mengganti posisi tidur bayi. Selain itu lakukan sesi menelungkupkan bayi secara rutin saat ia memasuki usia lima bulan.

5. Hidung Jadi Mancung Jika Ditarik

Mancung tidaknya hidung disebabkan karena pengaruh genetik. Seringkali orangtua menarik hidung buah hatinya agar menjadi mancung. Hal ini tidak benar, malah bisa menyebabkan bayi kesakitan.

6. Menggendong Bayi yang Menangis Bisa Jadi Manja

Ada anggapan bagi sebagian orang bahwa menggendong bayi yang menangis bisa membuat ia manja. Anggapan ini tidak benar, kita harus bisa membedakan cara memanjakan anak bayi dengan anak remaja. Menggendong bayi yang menangis tidak hanya untuk sekadar menghentikan tangisannya tetapi juga untuk menunjukkan kasih sayang yang dapat membangun ikatan dengan orang tua.

7. Jangan Memeras Pakaian Bayi Terlalu Kencang Karena Bisa Membuat Bayi Gelisah

Mitos tentang bayi baru lahir lainnya adalah tentang bayi yang terbangun dan gelisah sepanjang malam. Pastinya, hal ini bukan dikarenakan pakaiannya diperas terlalu kencang. Ada beberapa penyebab bayi rewel semalaman. Bisa jadi karena lapar, kegerahan, popoknya basah, dsb. Apabila khawatir dengan kondisi kesehatan si buah hati, segera konsultasikan ke dokter.

Related Posts

Comments

Stay Connected

0FansLike
400FollowersFollow
8,454FollowersFollow

Recent Stories