Ajari Si Kecil Bersepeda: Pops, Simak Tips Berikut Ini!

Salah satu aktivitas berolahraga yang umum dimulai sejak kecil adalah bersepeda. Di mulai sejak usia balita dengan memperkenalkannya kepada sepeda roda tiga, biasanya akan dilanjutkan dengan belajar menaiki versi roda dua-nya.

Sebagai aktivitas ekstra, belajar bersepeda umum dilakukan di waktu libur atau saat senggang agar tidak menggangu kegiatan rutin belajar dan membantu orang tua. Hal ini cocok bagi ayah untuk dimanfaatkan meluangkan waktu berkualitas bersama si kecil sehingga ayah dapat terlibat dalam pengalaman yang tidak akan terlupakan sepanjang hidup tersebut.

Baca juga: Balita dan Layar Kaca – Mengapa dan Bagaimana Efeknya?

Bantuan ayah tidak hanya berupa petunjuk dari pengalaman tetapi juga dukungan mental agar tidak takut, percaya diri, dan berani terjatuh.

Berikut beberapa tips belajar bersepeda untuk anak-anak bersama ayahnya:

  1. Menggunakan sepeda yang sesuai untuk anak

Anak yang baru diajari bersepeda roda dua sebaiknya menggunakan sepeda anak yang sesuai dengan ukuran mereka. Anak bisa lebih mudah mengayuh jika posisi duduk dan pedal ideal. Ada banyak pilihan sepeda bagi anak-anak ketika hendak membeli, yang dapat dilakukan melalui market place ataupun langsung ke toko baik untuk yang baru maupun bekas. Tidak ada salahnya juga menanyakan si kecil sepeda seperti apa yang ia inginkan.

  1. Memakai perlengkapan keamanan

orang tua jaman dahulu sering berujar bahwa belajar sepeda harus terjatuh dahulu.

Walaupun hal ini tidak sepenuhnya benar, kita harus dapat mengantisipasinya dengan beragam perlengkapan pengaman yang melindungi lutut, siku, telapak tangan dan kepala. Gunakan juga sepatu olahraga yang nyaman dan aman untuk bersepeda sehingga mencegah kaki terkilir atau terantuk jalanan.

  1. Dilakukan di lapangan atau tempat yang aman

Belajar bersepeda bagi anak pertama kali dapat dilakukan di lapangan atau halaman yang luas. Tentunya kita harus memilih jalanan yang arus kendaraannya rendah demi menghindari risiko kecelakaan dengan kendaraan yang lewat atau membuat anak menjadi lebih gugup. Lapangan berumput cenderung ideal karena selain sepi dari kendaraan lain juga ketika anak terjatuh maka risiko terluka dapat diminimalkan.

Foto oleh Tarikul Raana dari Pexels

Related Posts

Comments

Stay Connected

0FansLike
400FollowersFollow
8,454FollowersFollow

Recent Stories