Home Blog

Toxic Parenting

0

OPINI

Jika ditinjau dari berbagai literatur, keluarga dapat disimpulkan sebagai sekelompok orang yang dihubungkan oleh pernikahan, keturunan, atau adopsi yang hidup bersama dalam sebuah rumah tangga. Bagaikan pondasi dan pilar utama, orang tua berperan dalam membangun dan menjaga tumbuh-kembang setiap anggota keluarga.

Namun, sesungguhnya orang tua juga manusia, tak lepas dari salah dan lupa. Dalam istilah psikologi, toxic parents (orang tua yang beracun) dikenal sebagai orang tua dengan karakter pola asuh yang bersifat destruktif, kasar, dan mampu meracuni psikologis anaknya. Tak selalu berbentuk kekerasan fisik, toxic parents juga dapat bersifat manipulatif, controlling, terlalu mengkritisi pendapat atau kehidupan anak,  bahkan egosentris.

Dampak yang timbul meliputi rendahnya performa akademik anak di sekolah, kurangnya kepercayaan diri dan rasa berharga, cenderung menyalahkan diri sendiri, mudah stres, dan beresiko mengalami masalah atau gangguan kejiwaan.

Sebelum beranjak lebih jauh, perlu dipahami bahwa anak tidak pernah meminta untuk dilahirkan dan bukanlah proyek untuk memenuhi ekspektasi orang tua.

Anak memiliki hak untuk menyusun hidupnya sendiri tanpa terlepas dari arahan orang tua.  Di sisi lain, orang tua tentunya memiliki maksud dan tujuan yang baik, tapi terkadang cara-nya kurang dapat diterima oleh anak. Tidak ada orang tua yang sempurna seutuhnya, and that’s okay, selama orang tua mau mengevaluasi dan memperbaiki diri dalam membimbing anak sesuai perkembangan zaman dengan menciptakan komunikasi yang berkesan dengan anak.

Hargai anak selayaknya teman

Berikan perhatian dan tanggapan terhadap cerita anak selayaknya seorang teman. Dengarkan dan pancing anak untuk bercerita lebih banyak dengan menunjukkan ketertarikan terhadap ceritanya, serta ulangi cerita anak secara singkat untuk menyamakan persepsi. Puji keberhasilan-keberhasilan kecil yang dilakukan anak untuk meningkatkan kepercayaan diri dan rasa dihargai. Hormati juga batasan dan keinginan yang telah ditetapkan.

Anak adalah pencontoh terbaik

Anak-anak lebih mudah untuk memahami sesuatu dengan percontohan, bukan kata-kata. Orang tua dapat menunjukkan sikap bertanggung jawab untuk mengajari bagaimana seharusnya bertanggung jawab dan mandiri, mengajak dan melibatkan anak untuk menerapkan pola hidup sehat, menunjukkan kasih sayang melalui pelukan dan gestur tubuh yang lembut, dan sebagainya.

Membimbing, bukan mengatur

Terkadang, seseorang merasa dirinya adalah ahlinya karena sudah pernah melaluinya. Tidak ada larangan untuk berbagi pesan hidup, tetapi jangan paksakan kehendak diri pada orang lain. Bantu anak untuk mengambil keputusan yang tepat secara netral. Jelaskan secara sederhana mengenai resiko atau akibat yang dapat terjadi apabila ia hendak mengambil keputusan. Tentunya, untuk mengkomunikasikan hal tersebut dibutuhkan kestabilan emosi. Berikan anak ruang dan waktu untuk menenangkan diri tanpa merasa diabaikan.

“We don’t get to choose our parents, but we do get to choose what kind of parents we become.”

Kita tidak pernah tahu pasti kapan kita sepenuhnya siap membangun pernikahan, memiliki anak, atau mengambil pilihan besar lainnya. Tetapi, satu hal yang pasti: Ketika kita tahu apa yang kita mau, tanpa disadari, kita akan berusaha mempersiapkan diri dan membuka jalan untuk meraih yang diinginkan. Bersiaplah sebaik mungkin.

Oleh dr. Laksmita Dwana, S.S, Praktisi Kesehatan

Sumber:

  1. Saskara IPA, Ulio. Peran Komunikasi Keluarga dalam Mengatasi “Toxic Parents” bagi Kesehatan Mental Anak. J Pend Anak Usia Dini 2020; 5(2):125-134.
  2. healthline.com/health/parenting/toxic-parents#What-is-a-toxic-parent
  3. Munyua, JK., Disiye MA. Toxic Parenting Adversely Correlates To Students’ Academic Performance in Secondary Schools in Uasin Gishu County, Kenya. Int J Sci Res Pub 2020; 10(7):249253.

Sebelum Beli Asuransi Kesehatan, Cek Dulu 6 Hal Ini Ya!

0

Nggak cuma takut terjangkit Covid-19, bayar tagihan rumah sakit juga sama ngerinya. Anda nggak perlu nambah kekhawatiran dan cukup fokus dengan kesembuhan. Caranya? Punya asuransi kesehatan. Nah, sebelum membeli, perhatikan dulu hal-hal berikut ini ya!

1. Pilihan Premi dan Manfaat

Gak cukup sekadar punya asuransi kesehatan, kamu harus tahu detail manfaatnya. Di FWD Hospital Care Protection, ada 5 plan dengan 2 jenis pilihan Basic & Optimal di setiap plan.

Sebagai contoh, kamu dapat memilih manfaat yang berlaku di Indonesia, Asia atau seluruh dunia, sesuai kebutuhan Anda dan keluarga.

Bagaimana jika total manfaat tahunan habis? Tenang, ada pilihan limit booster dari FWD hingga Rp75 miliar!

2. Manfaat Cashless

Kamu gak perlu pusingin kapan reimburse cair, kalau ada manfaat cashless, seperti FWD Hospital Care Protection.

Perusahaan asuransi telah bekerja sama dengan rumah sakit rekanan agar mereka yang membayar langsung tagihan rumah sakit untuk Anda. Antiribet kan?

3. Manfaat Sebelum dan Sesudah Rawat Inap

Asuransi kesehatan umumnya hanya meng-cover biaya medis selama rawat inap.

Untuk Anda yang butuh perlindungan lebih, pilih asuransi yang mencakup manfaat rawat jalan, seperti FWD Hospital Care Protection.

Biaya terkait perawatan medis sebelum dan sesudah rawat inap, cuci darah, perawatan kanker, rehabilitasi, fisioterapi, hingga pengobatan efek samping setelah kemoterapi pun di-cover.

Bahkan dengan FWD Hospital Care Protection, Anda juga akan dicover untuk penyakit tropis seperti DBD, tipus, difteri, campak, malaria dan cacar air.

4. No Claim Bonus

Kalau nggak pernah klaim bagaimana? Nah, FWD punya No Claim Bonus.

Jika dalam dua tahun polis pertama tidak ada pengajuan klaim, total manfaat tahunan Anda akan meningkat sebesar 5% untuk tahun polis berikutnya.

Bonus ini juga berlaku untuk tahun polis ketiga dan seterusnya selama nggak ada pengajuan klaim dengan maksimum akumulasi sebesar 50% dari total manfaat tahunan.

5. Proses Klaim

Pilihlah asuransi dengan proses klaim yang mudah, seperti FWD Hospital Care Protection.

Kamu cukup tunjukkan kartu asuransi atau gunakan aplikasi FWD MAX untuk administrasi yang seamless.

6. Ketentuan Usia

Setiap asuransi punya aturan terkait usia. FWD Hospital Care Protection, misalkan, memungkinkan usia minimal 18 tahun untuk membeli polis.

Tertanggung dewasa dari 18-80 tahun bisa terlindungi hingga usia 100 tahun, dan untuk tertanggung anak berusia 30 hari-17 tahun terlindungi hingga usia 25 tahun (untuk tertanggung tambahan anak).

Di tengah ketidakpastian akibat pandemi, Anda dan keluarga pastinya ingin selalu terlindungi dari risiko penyakit apa pun di mana pun Anda berada.

Yuk, mulai persiapan untuk hadapi risiko kesehatan, terutama risiko finansialnya bersama FWD Hospital Care Protection. Tertarik tanya-tanya lebih lengkap? Yuk klik LINK ini ya.

Tinggalkan nama dan nomer HP Anda agar dapat dihubungi oleh Agen FWD Insurance untuk informasi lebih lanjut!

One Stop Culinary Experience

Satu-satunya di Banyuwangi, Ini Dia Program Kuliner Kokoon Hotel yang Wajib Dicoba!

Pemerintah kembali mengingatkan seluruh warga negara Indonesia untuk tidak bepergian ke luar negeri. Menurut data, mayoritas kasus penularan Omicron berasal dari pelaku perjalanan luar negeri. Oleh karena itu bepergian ke luar Indonesia sebaikan diperuntukkan bagi keperluan yang mendesak saja.

Sementara untuk berlibur, pemerintah menganjurkan wisata dalam negeri yang tak kalah indah. Salah satunya Banyuwangi yang dikenal dengan The Sunrise of Java.

Yossie, Cluster Marcomm Manager dari salah hotel bintang empat tertinggi di Banyuwangi mengatakan, bahwa okupansi hotel sudah meningkat mulai pertengahan 2021 lalu. Banyak wisatawan tampaknya sudah rindu untuk berlibur setelah sekian lama berdiam diri di rumah. Namun tentu saja peningkatan wisatawan ini harus dibarengi dengan kesiapan hotel dalam menghadapi gaya berlibur di masa pandemi.

Menurut Yossie, tidak hanya fasilitas dan pelayanan, tamu kini menjadi sangat mempertimbangkan kebersihan dan keamanan, termasuk dalam hal makanan. Pihak hotel harus lebih kreatif dalam memberikan pelayanan. Misalnya seperti yang baru-baru ini dilakukan Kokoon Hotel Banyuwangi, yaitu dengan menyediakan one stop culinary experience bagi tamunya, di mana tamu hotel dapat menikmati staycation dengan lebih aman dan nyaman dengan berbagai sajian berkualitas dan pelayanan bertandar CHSE.

Melalui one-stop culinary experience, Kokoon Hotel Banyuwangi memberikan tamu akses yang lebih mudah kepada makanan yang berkualitas selama menginap, mulai dari sarapan hingga makan malam.

“Selain breakfast buffet, kami juga menghadirkan Pujasera all you can eat dengan menu Asia, dan juga weekend barbecue dengan penampilan live music, sehingga tamu punya pilihan kuliner yang lebih variatif,” jelas Jerry, Executive Chef. 

Pujasera all you can eat menyajikan kuliner Asia seperti Vietnamese Pho, Pad Thai, Mie Goreng Singapura, Nasi Krawu, Aneka Es, masih banyak lagi. Promo ini dapat dinikmati di Ijen Restaurant dari pukul 12 siang hingga 8 malam.

Ijen Restaurant merupakan restoran pertama di Banyuwangi yang menyajikan Vietnamese Pho yang dapat diracik sesuai selera tamu. Untuk menjaga kualitas makanan, beberapa Sebagian besar menu di Pujasera ini dimasak secara a la minute atau saat tamu memesannya. Harga yang ditawarkan juga cukup terjangkau, yaitu Rp 79.000 per orang. 

Tak hanya itu, setiap Sabtu malam, Kokoon Hotel Banyuwangi juga menawarkan program weekend barbecue bertema Saturday Under the Sky, makan malam all you can eat ditemani live music. Pengalaman yang ditawarkan juga tidak biasa, pasalnya makan malam ini diadakan di Rooftop Lounge tertinggi di Banyuwangi. 

Makan malam ini ditawarkan seharga Rp 198.000 per orang. Tamu dapat menikmati aneka makanan pembuka, salad, makanan utama, olahan grill, Teppanyaki, Ramen, dan juga makanan penutup yang disajikan oleh Executive Chef yang sudah berpengalaman selama belasan tahun.

Untuk informasi lebih lanjut, hubungi Kokoon Hotel Banyuwangi melalui media sosial atau WhatsApp di 0811 3228 6000.

Kokoon Hotel Banyuwangi berjarak 15 menit berkendara dari bandara Internasional Banyuwangi dan 5 menit menuju pusat kota. Hotel yang mengedepankan ornamen seni khas Banyuwangi ini memiliki berbagai tipe kamar meliputi Deluxe, Deluxe Balcony, Family Room, Junior Suite dan Kokoon Suite (Presidential Suite) yang menawarkan pemandangan Gunung Ijen atau Selat Bali serta sejumlah fasilitas penunjang seperti; Blambangan Ballroom yang berkapasitas hingga 1.000 orang, 8 meeting room, Ijen Restaurant, Rooftop Lounge, Panoramic Deck, gym, spa dan kolam renang indoor. 

Chinese New Year dan Valentine Day @ Grand Mercure Jakarta Kemayoran

0

Chinese New Year dan Valentine Day bagi sebagian orang, merupakan hari yang istimewa. Kalau Anda merayakan, tidak ada salah menengok Grand Mercure Jakarta Kemayoran, yang menyelenggarakan kedua event tersebut.

Hotel ini menghadirkan Imlek Dinner & Brunch “All You Can Eat” dengan berbagai macam pilihan sajian makanan dan minuman, serta dapat menikmati sajian barbeque dinner yang tak kalah spesial nan lezat bertempat di G-Floor Catappa Restaurant. 

Perayaan Imlek yang bertepatan dengan Tahun Shio Macan, akan berlangsung tepat 31 Januari 2022, mulai pukul 18.00 WIB. Makan malam ini dapat dinikmati dengan harga spesial hanya Rp 488.000 per orang, para tamu yang datang sudah dapat menikmati Toss Yee Shang sebagai complimentary (dengan minimum booking 5 orang), serta tak ketinggalan menu “Signature” lainnya yang tidak kalah menggiurkan, hadir dengan berbagai pilihan menu lebih dari 150 menu — mulai dari hidangan pembuka, menu utama, hingga makanan penutup. 

Selain Imlek Dinner, Catappa Restaurant juga menghadirkan Imlek Brunch yang tetap berkonsep “All You Can Eat” juga. Para tamu juga dapat menikmati dan merayakan perayaan imlek tepat 1 Februari 2022 hanya dengan harga Rp 388.000 per orang. 

Valentine? Yup, bersiaplah merayakan Hari Kasih Sayang dengan penuh keromantisan dengan nuansa yang elegan dan dikemas dengan sangat apik oleh tim hotel di Catappa Restaurant dalam balutan Valentine Romantic Dinner. Dengan sajian makanan yang sangat spesial di hari yang special, nikmati makan malam romantis tepat 14 Februari 2022 hanya dengan harga spesial Rp 1.500.000 per pasangan, bertempat di Plumeria Lounge. Ada complimentary wine dan rose serta dolls yang spesial, serta dihadirkan pula Valentine Dinner Buffet di Catappa Restaurant dengan harga spesial Rp 388.000 per orang.

Grand Mercure Jakarta Kemayoran siap menyambut Anda untuk menikmati hidangan yang disajikan di setiap event dengan standar protokol kesehatan yang sudah tersertifikasi oleh CHSE dan ALL SAFE Certified dari Accor Groups Hotel sebagai label standarisasi serifikat keamanan, kesehatan, dan kenyamanan konsumen.

Perlu Takut Nggak sama Omicron?

0

Setelah varian Delta, terbitlah varian Omicron yang cukup bikin warga jadi was-was. Memang gejalanya ditemukan lebih ringan, namun penyebarannya berpotensi lebih cepat dibandingkan Delta. 

Lalu, kita bisa apa nih untuk melawan Omicron?

1. Vaksin Booster

Varian Omicron bisa menyerang kamu yang sudah divaksin dan bahkan sudah menerima booster loh!

Namun, para dokter menilai, vaksinasi, khususnya booster bisa melawan perburukan varian Omicron.

2. Tetap Waspada

Walau sudah bisa dine in dan jalan-jalan bukan berarti protokol kesehatannya jadi kendor ya. Sampai saat ini, penemuan awal menunjukkan, Omicron tidak separah Delta, namun jumlah pasien yang berobat bisa meningkat karena transmisi yang cepat.

Perlu diingat, karena Omicron tergolong baru, masih banyak data yang perlu dikumpulkan untuk mengenal varian ini lebih lanjut. 

3. Jaga Prokes

Bosan sih dengar protokol kesehatan, tapi cara ini terbukti bisa menghindarkan Anda dari serangan virus corona.

Kita bisa capek dengan virus ini, namun virus ini masih ada di tengah kita! Yuk, tetap pakai maskermu, cuci tangan, jaga jarak, dan segera dapatkan vaksin.

4. Tes dan Karantina

Kalau ternyata Anda sakit, atau melakukan kontak dekat dengan pasien, segera tes dan isolasi mandiri.

Langkah ini penting agar kita gak jadi sumber penularan ke orang lain.

5. Proteksi Diri

Langkah terakhir dan terpenting nih. Jika (amit-amit) Anda sakit, biaya rumah sakit nggak perlu jadi masalah, karena Anda punya asuransi kesehatan.

Pastikan asuransi Anda mencukupi kebutuhan ya. Misalkan, Anda lebih nyaman dengan satu tempat tidur dan kamar mandi dalam. Cek lagi apakah asuransi tersesbut cukup untuk meng-cover sesuai kebutuhan Anda.

Lebih baik lagi, jika asuransi kesehatan Anda cashless dan punya limit booster hingga Rp75 miliar, seperti FWD Hospital Care Protection yang berlaku di seluruh dunia.

Penasaran apa aja manfaat lainnya dari FWDHospital Care Protection? Segera klik LINK ini ya! 

Tinggalkan nama dan nomer HP Anda agar dapat dihubungi oleh Agen FWD Insurance untuk informasi lebih lanjut!

Apa sih Rahasia di Balik Keluarga Sehat?

0

Makan dengan gizi seimbang sudah pasti! Istirahat yang cukup wajib tentunya. Nah, ada satu lagi nih yang kudu dimiliki, yaitu asuransi kesehatan. Yes, akses ke pengobatan tanpa perlu mikirin biaya adalah kunci hidup sehat. Mengapa begitu? Ini dia rahasia di balik keluarga sehat.

1. Worry free = stress free

“Ah, cuma tifus, di rumah juga bisa.” Padahal, asuransi kesehatan, seperti FWD Hospital Care Protection cover loh untuk rawat jalan penyakit tifus.

Gak cuma itu, asuransi rawat inap ini juga memberikan biaya pengganti untuk penyakit tropis di Indonesia, seperti malaria, demam berdarah, campak, difteri, dan cacar air.

Anda fokus pada kesembuhan, FWD Insurance yang urus biaya pengobatannya.

2. Aman di kantong

Sudah sakit, masih pusing mikirin biayanya. Terus, kapan sehatnya?

Untungnya, FWD Hospital Care Protection siap memudahkan Anda dengan proses pembayaran yang cashless, bahkan di luar negeri sekalipun.

3. Meng-cover hingga sembuh

Asuransi kesehatan umumnya hanya mencakup manfaat rawat inap alias kalau Anda gak menginap di rumah sakit, ya gak di-cover.

Bedanya, FWD Hospital Care Protection menyediakan manfaat rawat inap dan rawat jalan hingga Anda keluar dari rumah sakit loh!

Kebutuhan Anda selama masa pemulihan dan pemantauan hingga dinyatakan sembuh siap di-cover.

4. Maksimal manfaatnya

Setiap asuransi punya batas Total Manfaat Tahunan. Kalau habis terpakai, ya Anda harus nombok.

Nah, FWD Hospital Care Protection punya limit booster yang memungkinkan Total Manfaat Tahunan Anda mencapai Rp75 miliar!

5. Siap apa pun yang terjadi

Kondisi darurat medis bisa terjadi pada siapa saja, di mana saja, dan di waktu yang tak terduga.

Namun, Anda gak perlu khawatir karena FWD Hospital Care Protection mengganti biaya hingga 100% untuk kondisi darurat medis di Indonesia ataupun luar negeri.

6. Kenyamanan adalah prioritas

Anda juga dijamin mendapatkan perawatan kesehatan dengan satu tempat tidur dan kamar mandi dalam.

Dengan privasi yang terjaga, Anda dan keluarga pun bisa lebih merasa nyaman dan aman.

Karena kesehatan adalah hak setiap orang, akses mendapatkan pengobatan sudah seharusnya mudah didapatkan.

Bersama asuransi kesehatan FWD Hospital Care Protection, Anda bisa rasakan kemudahan perawatan di mana pun dan kapan pun. Ingin tahu lebih lanjut? Yuk, klik LINK ini ya.

Tinggalkan nama dan nomer HP Anda agar dapat dihubungi oleh Agen FWD Insurance untuk informasi lebih lanjut!

Stres Karena ASI Ga Keluar Malah Bikin ASI Makin Ga Keluar, Bunda…

0

OPINI

Tubuh bayi itu 70-80% isinya cairan. Ga usah takut bayi kehausan kalau ibunya belum keluar ASI-nya di awal-awal bayi lahir. Take your time, Bunda. Kalau stres ASI ga keluar, malah bikin ASI-nya makin ga keluar. Buat Ayah, dilarang keras bikin Bunda tambah stres!😌”

Kalimat di atas adalah cuitan renyah dari Twitter (@sdenta) dr. Kurniawan Satria Denta, M.Sc, Sp.A yang mengingatkan salah satu faktor mengapa ASI sulit keluar – atau bahkan tidak keluar sama sekali di saat awal kelahiran bayi.

Pemberian ASI eksklusif telah lama dianjurkan dikarenakan keberagaman manfaatnya, meliputi menunjang stabilitas metabolisme dan imunitas anak, meningkatkan kecerdasan dan intelektual anak, serta memperkuat hubungan ibu dengan anak. Meskipun tidak sedikit kejadian permasalahan dalam memproduksi ASI, faktanya sebagian besar ibu mampu menghasilkan lebih dari ⅓ ASI yang dibutuhkan sang bayi.

Salah satu cara untuk memperbanyak produksi ASI selama masa menyusui adalah dengan melakukan Inisiasi Menyusui Dini (IMD), yaitu sebuah proses alami yang memberikan kesempatan pada bayi untuk mencari dan menghisap ASI sendiri dalam satu jam pertama awal kehidupan, umumnya dengan meletakan bayi sesegera mungkin di dada ibu setelah lahir.

Tips Melakukan Inisiasi Menyusui Dini (IMD)

  1. Lakukan segera setelah bayi lahir, tanpa menunggu penimbangan berat badan ataupun pembersihan bayi. Bayi dapat diletakkan di dada Bunda dengan posisi kepala menghadap kepala Bunda.
  2. Sembari bayi bergerak ke arah puting susu, bidan atau perawat dapat mengeringkan seluruh tubuh bayi, kecuali kedua tangannya. Hal ini dikarenakan bau cairan amnion pada tangan bayi akan membantu pencarian puting susu Bunda yang memiliki bau yang serupa.
  3. Proses IMD membutuhkan waktu sekitar 1 jam. Berikan waktu agar bayi dapat beradaptasi dengan lingkungan barunya dan biarkan bayi bergerak mendekati ASI. Jika dalam 1 jam bayi belum berhasil mencapai puting susu, beri waktu tambahan sekitar 30-60 menit sambil Bunda menenangkan diri dan meyakinkan diri bahwa ASI akan keluar.

Selain IMD, apa yang bisa Bunda lakukan untuk memperbanyak jumlah ASI selama masa menyusui?

  1. Selama beberapa minggu pertama, berikan ASI sebanyak 8-12 kali dalam sehari, kurang-lebih setiap 2-3 jam. Pastikan posisi menyusui benar. Pastikan juga bahwa sang bayi menghisap dan menelan ASI dengan tepat.
  2. Berikan ASI dari kedua buah dada. Jika sering kali dari satu buah dada, maka penggunaan breast pump untuk buah dada yang jarang digunakan dapat dianjurkan untuk mencegah penurunan produksi ASI. Breast pump juga dapat digunakan setiap kali Bunda melewatkan sesi menyusui secara langsung.
  3. Konsumsi makanan yang dapat mengandung protein seperti telur, daging ayam, daging sapi, seafood, tahu, tempe, dan kacang-kacangan; dan kalsium yang bisa didapatkan dari susu, yogurt, keju, dan almond.
dr. Laksmita Dwana

Oleh dr. Laksmita Dwana, Praktisi Kesehatan

Sumber:

  1. mayoclinic.org/healthy-lifestyle/expert-answers/low-milk-supply
  2. idai.or.id/artikel/klinik/asi/inisiasi-menyusu-dini
  3. Couto, GR., Dias, V., Oliviera, IdJ. Benefits of exclusive breastfeeding: An integrative review. Nursing practice Today 2020; 7(4):245-254.
  4. Huang, Z., Hu, Ym. Dietary patterns and their association with breast milk macronutrient composition among lactating women. Int Breastfeed J 15, 52 (2020).

Jovita Noorwanti: Solusi Relaksasi Masa Pandemi

Spa & Fitness

Kelelahan tubuh dan pikiran sepertinya sudah jadi persoalan semua orang tanpa kecuali terlebih di masa pandemi. Sudah saatnya tubuh diberi perhatian ekstra, lebih di sayang dengan mengambil kesempatan berelaksasi sekaligus mengolah rasa dan pikiran kembali. Apalagi pandemi pun belum diketahui kapan berakhir. 

Jadi setiap orang tetap harus punya solusi.  

Menjadi ibu rumah tangga dan wanita pekerja juga pebisnis yang sebelumnya disibukkan seabrek kegiatan, Jovita Noorwanti pun mengalami sebagaimana dirasakan orang kebanyakan. Pandemi sempat menghentikan banyak kegiatan hingga akhirnya di ujung kejenuhan membuatnya berpikir kembali aktif. Tapi tentu saja harus penuh pertimbangan serta menyesuaikan dengan situasi pandemi. 

Kembali bergelut di usaha memanjakan tubuh menjadi pilihan Jovita yang sebelumnya pernah selama 10 tahun menjalankan bisnis Poetre Wax & Spa bersama rekannya Wulan Guritno serta Amanda Soekasah dan Janna Soekasah hingga sukses  membuka sampai 30 outlet. Perawatan tubuh secara paripurna dari ujung rambut hingga kuku kaki memang selalu menarik perhatiannya dan sangat  paham apa yang diinginkan para wanita. 

Pandemi memang membuat beberapa usaha bisnis surut di segala sektor, tetapi  Jovita yakin bangkit kembali berkiprah dengan membuka Rayya Spa & Fitness berlokasi di lantai dua, HARRIS Hotel Tebet. Jl. Dr. Saharjo no. 191, Jakarta.

“Segala sesuatunya sudah dipertimbangkan secara matang, termasuk resiko memulai usaha kembali di masa pandemi yang belum berakhir juga. Tetapi dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan yang memenuhi standar, akhirnya kita  berani memulai lagi,” demikian Jovita yang saat ini menjabat sebagai konsultan Rayya Spa & Fitness.

Menurut Jovita lagi dalam pembicaraan santai di ruang Spa yang nyaman itu, relaksasi sudah sangat dibutuhkan untuk mulai keluar dari segala tekanan situasi pandemi yang tidak mudah buat semua orang tanpa kecuali. Kejenuhan sudah melanda di mana-mana dan berdiam diri saja juga bukan pilihan tepat.

Di awal sempat merasa enggan memulai lagi. Sesungguhnya lebih ingin menikmati saja keseharian sebagai ibu rumah tangga bersama anak-anak yang tumbuh dewasa. Namun akhirnya ‘panggilan’ dari ranah kecantikan dan perawatan tubuh yang sudah tahunan ditekuni ini membuatnya yakin menghadirkan kembali pelayanan kebugaran tubuh Rayya Spa & Fitness ini.

Perawatan yang ditawarkan mulai dari wajah dengan Face Release selama 60 menit dengan harga 250K, beragam Body Massage mulai dari 100k – 750K hingga perawatan kaki semacam Cleanse & Refresh Foot Massage dan Foot Spa dengan harga 175K – 255K. Biaya perawatan di Rayya Spa & Fitness ini juga sudah termasuk Refreshment Tea, Personal Locker, Bathrobe, Slipper, Foot Bath dan BodyLotion. Saat melakukan Body Massage, tersedia pilihan essential oil & scrub scent.

Uniknya lagi, kalau sekedar melepas lelah di jam-jam kerja, ada layanan Body Massage tanpa oil sehingga bisa dilakukan di tengah jam istirahat sejenak bagi para pekerja di seputaran hotel Harris Tebet. Setelahnya bisa segera kembali ke kantor tanpa harus lari dari jam kerja karena sangat praktis tanpa harus berlama-lama, langsung mendapat kesegaran baru. Sebaliknya pula, bila memang sedang mengkhususkan waktu untuk perawatan dan pijatan 60 menit dirasa kurang, bisa meminta pertambahan waktu. 

“Pokoknya, pelayanan di sini sangat menyesuaikan dengan kebutuhan yang datang, dan keluar dari sini harus mendapat kesegaran prima,” jelas wanita berambut panjang yang selalu peduli akan sebuah perawatan tubuh secara holistik. (GE)

Butuh solusi relaksasi di masa pandemi? Nah, di Rayya Spa & Fitness salah satu pilihannya. Langsung WA aja ya ke 081381372157

Cara Tepat Dampingi Anak di Era Digital

0

OPINION

“A little bit of internet use is positive, while excessive use has a negative impact on mental wellbeing.”

Tidak dapat dipungkiri bahwa kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi dibutuhkan seiring dengan perkembangan zaman. Lebih dari separuh penduduk di dunia terhubung dalam jaringan melalui internet. Bagi anak zaman kini, aktif bermain media sosial merupakan bagian penting dalam kehidupan bersosial sehari-hari. Bagai dua sisi koin, fenomena ini sesungguhnya membawa dua dampak yang cukup bertolak belakang.

Berbagai data menunjukkan bahwa penggunaan media sosial secara berlebihan berhubungan dengan rendahnya kualitas tidur, peningkatan kasus cyberbullying di beberapa negara, dan meningkatnya kecemasan terhadap body image yang berujung pada gangguan pola makan. Tak hanya peningkatan gangguan cemas dan depresi, upaya bunuh diri dan kejadian penyalahgunaan obat pun turut meningkat. Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran bagi orang tua, guru, pemerintah, bahkan bagi anak sebagai pengguna teknologi tersendiri.

Survei yang dilakukan oleh The Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD) menunjukkan bahwa anak yang bermain dalam jaringan secara berlebih (lebih dari enam jam sehari) cenderung merasa kurang bahagia dan kurang merasa sejahtera, sedangkan anak yang bermain dalam jaringan secukupnya (1-2 jam sehari) memiliki kepuasan hidup tertinggi, bahkan dibandingkan dengan kelompok anak yang kurang bermain dalam jaringan (kurang dari 1 jam sehari).

Hal ini menunjukkan bahwa penggunaan internet yang tepat dapat memberi lebih banyak manfaat baik bagi kehidupan anak, sehingga penting bagi orang tua untuk memahami hal yang sebaiknya dilakukan dalam mendampingi anak bermain media sosial.

Berikan kebebasan sebagai pengguna media sosial yang bertanggung jawab

Anak sebaiknya didukung untuk menggunakan teknologi dengan baik dan benar, sehingga mereka dapat memberdayakan manfaat dan fasilitas yang disediakan oleh teknologi tersebut. Orang tua dapat memaksimalkan proteksi terhadap resiko bermain media sosial tanpa membatasi atau merendahkan kemampuan anak untuk eksplorasi, belajar, atau mengekspresikan diri; seperti melaporkan apabila adanya kejadian cyberbullying yang terjadi pada diri sendiri atau orang lain, proaktif terhadap strategi pertahanan diri (menghapus pesan negatif atau memblokir orang yang tidak diinginkan).

Tetap beraktivitas di dunia nyata

Setelah berkegiatan di dunia maya, ajak anak untuk berkegiatan di dunia nyata. Sering kali kegiatan dalam jaringan yang berlebihan membuat anak merasa lelah, stres, dan mudah marah. Melakukan aktivitas fisik atau berkegiatan di sekitar merupakan salah satu cara untuk menyeimbangkan gaya hidup dalam dan luar jaringan. Selain itu, orang tua dapat mengatur waktu anak berada di dunia maya dengan menggunakan fitur screen time.

Be creative!

Gunakan fitur yang menjadi kelebihan media sosial yang dapat memberikan kesempatan bagi anak untuk belajar dan menjadi kreatif, baik mempelajari coding atau bidang ilmu yang diminati, bermain infrastruktur di aplikasi Minecraft, memberdayakan game sebagai moda pasar (streaming), dan lainnya.

Tetapkan batasan dan panduan

Jika ada komentar atau pesan yang membuat anak merasa kurang nyaman, tetapkan batasan dengan menggunakan fitur report account atau filter comments, memblokir akun tertentu, dan seterusnya. Ajari juga anak untuk membagikan hal-hal positif atau yang sekiranya tidak mengganggu kenyamanan orang lain seperti posting pesan positif maupun tidak menyebarkan isu negatif atau pesan yang dapat menyakiti orang lain.

dr. Laksmita Dwana

Cari pertolongan profesional jika ditemukan adanya tanda gangguan mental

Well, sangat penting bagi orang tua ataupun tenaga pendidik untuk menyadari dan segera melakukan intervensi ketika anak menunjukkan adanya tanda atau gejala gangguan mental. Pengenalan dini dapat mencegah kejadian gangguan mental berat pada anak. Segera cari pertolongan profesional untuk mengatasinya.

Oleh dr. Laksmita Dwana, Praktisi Kesehatan

The Professor’s Talk

0

Tentang Anak The Professor’s Talk: Anak Mengalami Keterlambatan Perkembangan? Kenali Global Developmental Delay Pada Anak 

Tentang Anak mengundang Prof. Dr. dr. Hardiono D. Pusponegoro, Sp.A(K) sebagai narasumber melalui webinar untuk membahas topik Global Developmental Delay bersama ratusan orang tua Indonesia.

Tentang Anak, ekosistem parenting dan tumbuh kembang anak terlengkap dan terpercaya di Indonesia, menggelar acara webinar pertamanya pada 2022 melalui sesi The Professor’s Talk bersama Prof. Dr. dr. Hardiono D. Pusponegoro, Sp.A(K), dokter spesialis anak & konsultan neurologi anak FKUI/RSCM untuk membahas topik Global Developmental Delay pada anak terutama di usia kurang dari lima tahun.

Webinar ini di moderatori oleh dr. Mesty Ariotedjo, Sp.A, dokter spesialis anak yang juga founder dari Tentang Anak Official dan telah diikuti oleh lebih dari 600 orang tua di Indonesia pada Rabu, 5 Januari 2022. 

Global Developmental Delay atau biasanya disebut keterlambatan perkembangan umum adalah keterlambatan perkembangan bermakna pada dua (atau lebih) bidang perkembangan pada anak. Prof. Dr. dr. Hardiono D. Pusponegoro, Sp.A(K), menyebutkan bahwa 30% dari anak di dunia mengalami keterlambatan perkembangan, mulai dari keterlambatan ringan hingga berat, dan 5-10% diantaranya sudah memasuki fase developmental disorder atau gangguan spesifik seperti autisme. 

dr. Mesty Ariotedjo, Sp.A, dokter spesialis anak yang juga founder dari Tentang Anak Official mengatakan, “Penting bagi setiap orang tua agar dapat mendeteksi sedini mungkin terkait perkembangan anak, terutama pada anak di usia kurang dari lima tahun agar dapat menanganinya dengan perawatan dan pengobatan yang tepat. Oleh karena itu, Tentang Anak hadir untuk membantu memudahkan peran orang tua sehari-hari dalam memantau setiap perkembangan anak melalui informasi dan edukasi yang kami bagikan, tentunya dari sumber yang ahli dan kredibel di bidangnya”. 

Kenali Red Flags pada Perkembangan Anak 

Ayah dan bunda dapat memantau perkembangan gerak kasar dan bahasa pada anak untuk mengetahui lebih lanjut, apakah perkembangan si kecil sesuai dengan pertumbuhan anak pada umumnya atau tidak. Adapun beberapa tanda atau red flags yang harus diwaspadai sesuai dengan usia anak dan tumbuh kembangnya, seperti: 

Usia Gerak Kasar Bahasa atau Komunikasi
6 bulan Tengkurap Menoleh saat dipanggil (usia 6 bulan hingga 1 tahun)
9 bulan Duduk 
11,5 bulan / 1 Tahun  Merangkak Bubbling dan menunjuk dengan telunjuk
13,5 bulan Berdiri Mengucapkan kata berarti seperti Mama dan Papa (usia 16 bulan)
18 bulanBerjalan 

Yang harus Ayah dan Bunda lakukan jika mendeteksi keterlambatan perkembangan anak

Prof. Dr. dr. Hardiono D. Pusponegoro, Sp.A(K) menyatakan jika orang tua telah mendeteksi tanda-tanda keterlambatan pada perkembangan anaknya, orang tua diminta untuk tidak diam saja atau menunggu kemajuan perkembangan anak dengan sendirinya. Karena mendeteksi dan menangani keterlambatan perkembangan sejak dini akan menghasilkan pertumbuhan yang lebih baik.

Maka dari itu, setelah mendeteksi, orang tua dianjurkan untuk mendiagnosis jenis keterlambatan perkembangan anak dengan dokter spesialis anak atau ahlinya, lalu mengobati apa yang bisa diobati, merujuk terapi yang tepat sesuai dengan diagnosis, konseling dan langkah terakhir untuk rujuk konsultasi selanjutnya. 

Tentang Anak berkomitmen untuk terus membantu lebih banyak orang tua di Indonesia dalam memantau perkembangan anak dengan mudah, cepat, praktis, bersama ahlinya melalui aplikasi yang saat ini dapat di unduh dengan gratis di App Store dan Play Store.

Selain memantau tumbuh kembang anak, Ayah dan Bunda juga bisa mengakses informasi resep mpasi anak, konsultasi dengan para ahli, informasi vaksinasi anak, panduan stimulasi serta mengakses dan berbagi ilmu seputar parenting lainnya melalui aplikasi Tentang Anak. 

395FansLike
11,766FollowersFollow
8,538FollowersFollow
15SubscribersSubscribe