Dampak Merokok dan Bayi Stunting: Bagaimana Hubungannya?

Stunting adalah kondisi kronis malnutrisi pada anak-anak usia di bawah lima tahun. Di 1000 hari pertama sejak lahir, anak rentan terhadap hal tersebut. Stunting berdampak pada pertumbuhan anak di mana malnutrisi yang kronis dalam waktu yang lama akan mempengaruhi antara lain perkembangan kognitif si kecil.

Berikut faktor utama penyebab stunting pada bayi:

Baca juga: “Sharing is Caring” – 6 Tips Ajak Si Kecil Berbagi

  1. Nutrisi yang buruk dan kurangnya akses makanan yang beragam. Anak-anak harus tercukupi kebutuhan nutrisinya, baik dari makanan maupun minuman. Bayi memerlukan ASI atau susu formula dan setelah lebih dari 6 bulan maka bayi juga akan membutuhkan makanan pendamping ASI yang bergizi.
  2. Sanitasi yang buruk dan kurangnya akses air minum bersih. Kebersihan lingkungan juga bisa berpengaruh pada kesehatan bayi. Lingkungan rumah dengan sanitasi buruk dan kurang akses air bersih akan menjadi penyebab berbagai penyakit.
  3. Kurangnya layanan kesehatan yang layak untuk anak dan ibu. Sejak kehamilan, ibu perlu memeriksakan diri secara rutin ke dokter. Bayi juga perlu diperiksa secara rutin untuk memonitor perkembangannya. Kurangnya akses layanan kesehatan untuk bayi bisa menjadi penyebab bayi mengalami gangguan seperti stunting.
  4. Kurangnya ikatan orang tua dan anak. Bayi stunting juga bisa diakibatkan karena orang tua yang tidak memiliki kedekatan yang baik dengan anak. Bayi atau anak yang terabaikan tentu akan mengalami kekurangan makan dan minum. Orang tua yang tidak merawat anaknya dengan baik bisa mengakibatkan gangguan kesehatan pada anak. 

Penyebab stunting pada anak memang sangat kompleks, tidak hanya berhubungan dengan nutrisi. Lalu, bagaimana dengan merokok? Apakah benar dapat menjadi salah satu penyebabnya? Silahkan simak pembahasan berikut.

Foto oleh cottonbro dari Pexels

Related Posts

Comments

Stay Connected

0FansLike
400FollowersFollow
8,508FollowersFollow

Recent Stories