Menemukan Ketenangan di Tirta Gangga Warisan Kerajaan Karangasem

Bali tidak melulu berkutat di area Kuta, Jimbaran, Sanur, jika punya waktu lebih banyak coba meluncur ke arah Karangasem di Bali bagian timur yang menyimpan begitu banyak potensi wisata yang indah dan belum banyak didatangi turis.

Warisan dari tahun 1940

Seperti Tirta Gangga dengan lama tempuh sekitar 2 jam dari kota Denpasar, letaknya ada di sebelah kiri jalan dengan lahan parkir yang luas. Tirta yang berarti Air Suci dan Gangga (sungai suci di India) ini dibangun pada tahun 1946 oleh Raja Karangasem dan sempat mengalami kehancuran pada 1963 karena letusan Gunung Agung hingga akhirnya dibangun kembali oleh pemerintah dan diperuntukan sebagai lokasi wisata.

Taman asri

Setelah membayar tiket masuk, taman air seluas 1,2 hektar ini menyambut dengan gemericik air, kicauan burung dan semilir angin pegunungan yang sejuk dan sangat terasa ketenangannya.

Terdapat tiga tingkatan di lokasi ini, yang paling atas adalah sumber mata air yang masih digunakan oleh umat Hindu sebagai air suci untuk sembahyang. Di urutan kedua terdapat kolam pemandian, namun pengunjung harus membayar tiket lagi untuk dapat berenang di sini.

Terakhir adalah barisan patung tokoh pewayangan yang tersebar di atas kolam jernih. Terdapat batu-batu pijak di atas kolam ini sehingga kita bisa berjalan ke tengah kolam. Pengunjung juga bisa menyapa ikan-ikan gemuk yang berkeliaran di kolamnya. Berfoto di atas kolam dikelilingi ikan-ikan tentunya tidak boleh terlewatkan.

Kolam Tirta Gangga

Tirta Gangga adalah bukti indahnya perbedaan yang melebur. Perpaduan budaya Hindu, Cina dan Eropa melebur di hampir semua sisi taman. Salah satu contohnya adalah jembatan di kiri kanan kolam yang mengadaptasi 3 unsur sekaligus.

Perpaduan kebudayaan

Untuk yang ingin menikmati Tirta Gangga lebih lama, di dalam areanya juga terdapat resor berkelas.

Related Posts

Comments

Stay Connected

0FansLike
400FollowersFollow
8,450FollowersFollow

Recent Stories