Perkembangan Anak Usia 1-3 Tahun yang Normal

Anak memiliki pertumbuhan yang pesat sejak usia 1 sampai 3 tahun karena di saat itu di dalam otak mereka sudah terdapat milyaran sel otak sehingga sudah bisa diajarkan berbagai hal. Ketika usia ini pola asuh Anda bisa menentukan sifatnya ketika besar nanti. Oleh karena itu, di saat ini mereka sudah dapat menerima stimulus. Semakin banyak dilatih maka otaknya akan semakin pintar dan kuat. Kemudian semakin cepat juga proses belajarnya.

Ketika usia 1 – 3 tahun, pola asuh Anda bisa menentukan sifatnya ketika besar nanti. Oleh karena itu, di saat ini mereka sudah dapat menerima stimulus.

Sebagai orang tua Anda harus bisa memberikan contoh yang baik ketika anak-anak dalam usia ini. Ada banyak hal yang seharusnya Anda ajarkan kepada anak berusia 1 sampai 3 tahun. Apa saja?

Tahap Tumbuh Kembang Anak

Sebelum sampai ke pembahasan mengenai pengajaran apa yang sebaiknya diberikan kepada anak batita Anda harus tahu dulu bagaimana tahap tumbuh kembang anak usia-usia tersebut.

Ketika anak berusia 1 sampai 2 tahun mengalami berbagai tahap perkembangan fisik, perkembangan kognitif, perkembangan bahasa, dan perkembangan sosial serta emosional. Antara lain.

Untuk perkembangan fisik anak-anak usia ini sudah bisa merangkak, mengangkat badan sendiri, berjalan sambil memegang objek, memindahkan barang, duduk sendiri di kursi, makan sendiri meski masih berantakan, dan beberapa bagian bajunya.

Untuk bengkak perkembangan bahasanya anak sudah bisa menyimak orang berbicara, mengikuti instruksi sederhana, dan menunjukkan bagian tubuhnya.

Sedangkan untuk perkembangan kognitifnya sudah senang melihat buku yang bergambar, mulai mengerti berbagai bentuk, sudah mengerti beberapa fungsi alat, dan senang bermain mencari benda yang tersembunyi. Untuk bengkak perkembangan bahasanya anak sudah bisa menyimak orang berbicara, mengikuti instruksi sederhana, dan menunjukkan bagian tubuhnya.

Untuk tahap perkembangan emosional dan sosial anak sudah bisa melakukan berbagai hal sendiri, memiliki ketakutan bertemu dengan orang yang tidak dikenal, dan tertarik dengan hal-hal yang baru.

Sedangkan untuk anak-anak usia 2 sampai 3 tahun untuk perkembangan fisiknya biasanya sudah bisa perjalanan ke belakang, berlari dengan lebih baik dan cepat, bisa menaiki tangga, minum dari gelas sendiri, menyusun beberapa buah balok, mencuci tangan sendiri, dan membuka kancing atau resleting baju. Sedangkan untuk perkembangan kognitifnya sudah bisa bermain sendiri, bekerja sama dengan teman ketika bermain, dan memberitahu jika ada bagian tubuh yang sakit.

Lalu untuk perkembangan bahasanya sudah bisa menyebabkan banyak benda, dan banyak bertanya. Kemudian untuk perkembangan emosional dan sosialnya sudah bisa mengerti perasaan dari orang lain terhadap dirinya, membantu pekerjaan sesuai dengan instruksi yang dalam tahap mudah, dan mengalami kesulitan memilih beberapa pilihan.

Itu adalah perkembangan anak-anak yang normal atau umum. Jika anak Anda perkembangannya lambat tidak perlu khawatir karena setiap anak memiliki perkembangannya berbeda-beda. Satu hal yang paling penting untuk Anda berikan kepada anak dibawah 3 tahun adalah memberikan banyak simulasi  supaya kinerja sel otaknya semakin baik. Selain itu harus selalu memperhatikan perkembangannya.

Ada banyak cara yang bisa Anda lakukan agar sel-sel otak si kecil bisa terhubung dengan lebih cepat sehingga dia bisa memiliki perkembangan yang lebih baik. Anda bisa melakukan berbagai kegiatan sederhana seperti menyanyikan lagu, membacakan cerita, dan mengajaknya bermain dengan mainan. Semua kegiatan mudah dan menyenangkan tersebut sangat bermanfaat meski terlihat sepele.

Ada banyak cara yang bisa Anda lakukan agar sel-sel otak si kecil bisa terhubung dengan lebih cepat sehingga dia bisa memiliki perkembangan yang lebih baik.

Selain itu hubungan yang lebih dalam harus Anda bangun dengannya. Semakin banyak perhatian yang Anda berikan maka semakin mudah anak tersebut untuk berkembang. Di saat usia ini anak sudah mulai banyak bertanya, hal yang harus Anda lakukan adalah harus selalu menjawab pertanyaan tersebut dan jangan mengabaikannya. Meski lelah Anda harus bersabar karena itu tAndanya dia sedang melalui proses pembelajaran kognitif. Dia akan belajar hal baru dengan lebih cepat.

Selain dengan hal di atas, Anda juga perlu memberikan bimbingan lainnya yang mudah dimengerti olehnya. Hal-hal ini bisa Anda lakukan ketika usianya 2 tahun. Antara lain.

  • Ajarkan atau beritahu berbagai hal-hal yang berbahaya seperti binatang liar, orang asing, kendaraan yang melaju di jalanan, dan berbagai kegiatan yang tidak boleh dilakukan serta penjelasan mengenai akibat yang akan ditimbulkan.
  • Melindunginya dari bahaya fisik.
  • Ajarkan toilet training dengan mengenalkannya kepada toilet dan tata cara untuk buang air. Ajarkan dia bagaimana seharusnya setelah selesai buang air dan sebelum melakukannya.
  • Berikan nutrisi yang baik dan selalu periksa kesehatannya meskipun tidak sakit.
  • Ajak dia menggambar, membaca, mewarnai, dan bermain bersama.
  • Mengajaknya tidur siang supaya perilakunya yang suka marah atau rewel bisa dihilangkan.
  • Beri peringatan batas waktu, misalnya kapan harus selesai bermain air dan kapan waktunya tidur siang.
  • Ajak anak untuk mau memberitahu perasaannya ketika dia tidak mau sesuatu atau ingin sesuatu. Lakukan dengan lembut supaya dia merasa nyaman.
  • Bantu anak jika kesulitan melakukan sesuatu.
  • Dan masih banyak hal lainnya yang bisa Anda berikan.

Itulah dia bagaimana tahap perkembangan anak-anak berusia 1 sampai 3 tahun dan informasi mengenai hal apa saja yang harus Anda lakukan untuk membantu dirinya untuk berkembang dengan lebih baik. Semoga Anda bisa selalu menjadi orang tua yang bijak dan mengajarkan anak tentang berbagai hal dengan sabar.

Parents Guidehttp://www.burhanabe.com
Info seputar parenting, mulai dari kehamilan, tumbuh kembang bayi dan anak, serta hubungan suami istri, ditujukan untuk pasangan muda.

Related Posts

Comments

Stay Connected

22,036FansLike
0FollowersFollow
4,105SubscribersSubscribe

Recent Stories