Musik dan Si Kecil

Moms and Pops, sudah jadi rahasia umum bahwa dalam masa pertumbuhan anak-anak, musik memiliki peran yang tidak kecil. Sebagai orang tua, secara instingtif kita langsung tahu nada yang tepat untuk meninabobokan si kecil, menyampaikan rasa gembira dan hal lain ketika berinteraksi dengannya. Ketika masa kehamilan juga tidak jarang ibu menyanyikan lagu untuk si kecil.

Balita mengenali nada lagu jauh sebelum mereka memahami kata. Musik adalah hal yang sangat alami bagi mereka.

Sebagai orang tua, kita bisa memanfaatkan insting tersebut dengan mencoba mengetahui lebih jauh bagaimana musik dapat mempengaruhi seorang anak. Mulai dari perkembangannya sampai kepada keterampilan sosialnya.

Baca juga: Curahan Hati: Burn Out Menjadi Orang Tua

Foto oleh RODNAE Productions dari Pexels

Anak-anak belum dapat dengan lancar mengekspresikan emosi mereka melalui kata-kata, jadi sangat berguna bagi mereka untuk diarahkan kepada salah satu cara untuk menyalurkan ekspresi dan emosi mereka secara sehat.

Sebuah kajian di tahun 2016 dari University of Southern California’s Brain and Creativity Institute menemukan bahwa mendengarkan musik ketika kecil dapat mengakselerasi perkembangan otak dan membantu anak mempersiapkan diri lebih baik untuk memasuki jenjang sekolah.

Musik mempengaruhi tingkat intelektualitas, sosial-emosional, motorik, linguistik dan literasi pada umumnya, selain juga membantu tubuh dan pikiran untuk belajar berkoordinasi dengan lebih baik agar harmonis. Selain itu, Moms and Pops, musik juga melatih kemampuan daya ingat seseorang, baik anak-anak maupun orang dewasa. Lagu dengan lirik dan melodinya yang dapat diiringi oleh tarian tentunya memiliki pola tertentu yang harus dihapal.

Related Posts

Comments

Stay Connected

0FansLike
400FollowersFollow
8,450FollowersFollow

Recent Stories