Sains di Balik Mom yang Sedang Ngidam

Selama kehamilan terjadi perubahan dalam tubuh seorang wanita. Perubahan tersebut bisa diikuti dengan beberapa gejala yang umum seperti mual, suasana hati yang fluktuatif (mood swings), sampai mengidam.

Menyoal mengidam, tak sedikit dari kita yang kemudian meragukannya sebagai suatu hal yang nyata.

Ketika seorang ibu hamil mengidam, ia tiba-tiba ingin mencicipi suatu makanan tertentu, yang seringkali tidak biasa bahkan sebelumnya tidak pernah ia makan.

Baca juga: Sains di Balik Beragam Ulah Si Kecil yang Menggemaskan

Apa penyebabnya?

Apakah memang kepingin atau hanyalah sugesti?

Berikut beberapa faktanya, silahkan disimak bagi Moms and Pops yang mungkin penasaran.

Foto oleh Tim Samuel dari Pexels
  1. Mengidam terjadi pada banyak ibu hamil

Peneliti masih belum mengetahui dengan jelas mengapa kehamilan dapat menyebabkan seseorang menginginkan atau membenci makanan tertentu. Akan tetapi, peneliti yakin bahwa itu memang terjadi.

Salah satu studi menunjukkan bahwa sebanyak 50-90% ibu hamil mengalami ngidam makanan.

Sebuah penelitian oleh Natalia C. Orloff dari University of New York menemukan bahwa sebanyak 50-90% ibu hamil mengalami ngidam makanan.

  1. Mengidam mulai pada akhir trimester pertama

Kehamilan yang dialami setiap calon ibu beragam, akan tetapi umumnya ia akan mengalami gejala mengidam pada akhir trimester pertama dan mencapai puncaknya pada trimester kedua dan menurun di akhir trimester ketiga dan setelah melahirkan biasanya akan hilang tergantikan dengan selera makan yang meningkat ketika masa menyusui.

Related Posts

Comments

Stay Connected

0FansLike
400FollowersFollow
8,451FollowersFollow

Recent Stories